Jumat, 07 Agustus 2015

Penyebab dan Penanganan Kanker Yang Tepat

Sengaja ngumpulin kulwit pakar #FoodCombining Erikar Lebang seputar Kanker. Walau ditulisan sebelumnya sempat saya lampirkan tentang #KibulanKanker
deaedensor.blogspot/kankertidakseseramhantu.com


Masih dan sering penyakit ini dianggap begitu rumit, seram menakutkan, sehingga penyebab sebenarnya lepas dilihat yang berakibat penanganan yang keliru.

Dari beberapa kulwit ini bisa kita lihat ternyata ga rumit kok... asal mau membuka wawasan dan berpola pikir terbuka...


Yuk, simak perlahan kulwit-kulwit ini :

Dea Edensor published a note.
August 11, 2014 at 2:23pm ·

"Pencetus Kanker?! Kontrol Gaya Hidup"
By @erikarlebang

Ini nonton acara kesehatan, lihat dokternya mendefinisikan kanker. Ironis banget, kalimat pertama yang keluar genetik! Tuhan disalahkan"

Balik bicara kanker, kebetulan tadi dokternya sendiri sudah mengatakan, "kanker gak bisa didaulat punya penyebab hanya satu" Ini rada bener"

Penyebab kanker itu seharusnya bersifat akumulatif. Dan harus muncul secara TSM (terstruktur, sistematis dan massive) #eh lho ini sidang MK?"

Ngga ding, beneran. Sel kanker harus berjumlah miliaran-triliunan dalam tubuh manusia dan saling terkoordinasi untuk bisa merusak kesehatan"

Nah ketauan kan? Bahwa sel kanker yang berjumlah segitu, gak mungkin muncul dalam hitungan singkat hari, minggu atau bulan bahkan tahun"

Mengacu lagi pada temuan Prof Kazuo Murakami, seorang profesor dari universitas Vanderbilt, US. Yang berjasa memetakan kode genetika manusia"

Ia berjasa menguraikan kode genetik enzim 'renin', yang membuat pemahaman akan problem tekanan darah tinggi menjadi jauh lebih baik"

Ia pun menemukan hal terkait kanker yang sangat menarik, sel kanker itu secara genetika membutuhkan semacam pengaktif, "tombol on-off'"

Apa pengaktifnya? Dalam penelitiannya menemukan bahwa gaya hidup, faktor psikologis sebagai pemicu potensial. Ia sangat tertarik pola makan"

Yang menarik lagi ia mengatakan secara genetika kelemahan itu memang ada, ada yang lemah dan ada yang sangat kuat, tapi tetap butuh pemicu"

Bicara pemicu, Dr. Otto Heinrich Warburg tahun 1931 sudah dianugerahi nobel untuk penemuannya terkait metabolisme dan respirasi sel kanker"

Salah satu sifat spesifik sel kanker yang ia temukan, kebutuhan sel kanker akan PH darah cenderung asam untuk hidup serta berkembang biak"

Ini sebenarnya signal kuat cara mengalahkan atau setidaknya mengendalikan sel kanker. Kalau mau di-switch off atau dibuat tidak berdaya"

Saya pernah membuat kultwit, kenapa temuan Dr. Warburg ini diacuhkan dunia kesehatan konvensional, mungkin bisa dibaca untuk yang memerlukan"

Bicara PH darah cenderung asam, tentu saja faktor gaya hidup adalah pembicaraan utama. Sila mengacu pada kultwit dan edukasi saya selama ini"

Kalau ini ditindak lanjuti lebih jauh, saya kira faktor genetik yang menjadi faktor kanker pertama diucap oleh dokter tadi, bisa dienyahkan"

Kita harus mengkoreksi pola hidup dan menjauhkan faktor pemicu. Semisal, mengurangi pola makan pembentuk PH asam, agar tidak ubah sifat sel"

Sehingga gen yang lemah dan mudah terpicu sekalipun, tidak memiliki kesempatan untuk tubuhnya mengubah sel menjadi sel kanker"

Dari sisi lain, selain pola makan, faktor psikologis bisa jadi faktor pemicu kanker. Dr. Masashi Saito, seorang spesialis bidang anti aging"

Dokter yang berdomisili di New York ini menemukan, walau secara empiris, banyak penderita kanker yang ditemukan berkarakter empati tinggi"

Dengan kata lain ia mengatakan, seseorang yang secara psikologis banyak memikirkan orang lain, dan rentan ada dalam kondisi stress tinggi"

Lebih potensial untuk terkena kanker. Ini bisa menjadi sisi menarik, bila temuannya disikapi lebih jauh dengan logika ilmiah yang mumpuni"

Kalau sisi lain lagi, terkait gaya hidup, pernah ditengarai bahwa waktu tidur yang terganggu membuat orang juga rentan terkena kanker"

Secara logika ini masuk akal, mengingat bahwa saat tidur adalah momen dimana tubuh merestrukturisasi diri, termasuk kebugaran sel tubuh"

Jadi normal bila waktu tidur terganggu, tidak heran bila sel kanker punya kesempatan memperkuat diri atau berkembang biak lebih besar"

Apa yang disampaikan kultwit ini sekedar untuk menggeser paradigma berpikir umum yang cenderung dahulukan genetika sebagai pencetus kanker"

Yang ujung-ujungnya menyalahkan Tuhan sebagai penyebab kanker. Padahal bukan. Mau alasannya cobaan atau apapun, Tuhan gak sekejam itu"

Faktor pemicu kanker seharusnya bisa dikendalikan secara aktif oleh pemilik tubuh. Kuncinya di kontrol gaya hidup"

Demikian kibulan ini, suka sukur gak suka unfollow. Gak follow bawel? Sel kanker dipicu kurang tidur? Ya udah tidur lagi deh *tarik selimut*"



Dea Edensor published a note.
August 27, 2014 at 8:06pm ·

Pasca Kanker vs Pola Makan Sehat
Kulwit By @erikarlebang


Saya akan melihatnya dari sudut pandang yang sedikit berbeda

Baru saja dapat kabar, kalau ada kenalan kami yang meninggal karena kanker. Beberapa waktu lalu, kami sempat beberapa kali bertemu beliau

Dia kepingin bertemu dan tukar pikiran sekaligus bertanya tentang kanker kepada saya. Waktu bertemu, beliau masih terlihat segar saja

Kecuali rambutnya yang habis pasca kemo, penampilannya normal, bahakan kulitnya halus kencang, lumayan untuk ukuran orang berusia 50 tahunan

Saya sempat bertanya tentang kulitnya yang terlihat halus itu, "Ini soalnya aku pas kena kanker, langsung cuma makan buah dan sayur saja"

Wah bagus dong. Logika yang pas dengan dua kultwit saya yang tadi disebut di awal. Pikir saya kondisi ini akan jauh lebih mudah lagi

Dia juga bertanya tentang manfaat #AirKangen, saya sampaikan dimana peran elemen satu ini dalam menanggulangi perkembangan sel kanker

Semua berjalan baik-baik saja. Sampai saat tiba waktunya makan siang. Dia mengajak kami yang bertandang ke rumah beliau makan menu rumahnya

Agak bingung saya waktu melihat, "lho kok menunya ayam betutu?" Selain basis utamanya protein hewani, proses masaknya yang dipanggang

Membuat sel kanker bagai mendapatkan bensin untuk bisa hidup leluasa dalam tubuh seseorang. Berkembang biak tentunya. Saya lalu bertanya

"Bukannya tante sudah makan buah dan sayur ekslusif?". Dia menggeleng, sekarang bebas. Soalnya kata dokternya, makan boleh apa saja

Nah di titik ini saya speechless, percuma rasanya bicara panjang lebar tentang hukum asam-basa, kondisi homeostasis, #airkangen dan lainnya

Kalau ahli kesehatan yang dipercaya dan punya otoritas, mengucapkan kalimat pamungkas, membuat segalanya jadi mentah kembali ke titik nol

Makanya saat mendengar kabar meninggalnya beliau, dan mengingat kejadian tadi, saya gak terlalu terkejut-terkejut amat. Sel kanker menang

Bukan dalam konteks, sel kankernya memang harus menang. Tapi lebih karena perlawanan yang ada di fase awal, mendadak berhenti dan berbalik

Tubuh yang tadinya disupport untuk 'menang' melawan sel kanker dengan dukungan pola makan yang tepat, mendadak dibalik, 'dikhianati'

Sel kankernya malah seakan diperkuat untuk berkembang biak dan merusak lewat pola makan yang diubah. Sayangnya karena advis yang salah

Advis yang mengabaikan perawatan tubuh via pola makan, dengan logika "Boleh makan apa saja, yang penting masih selera.." sangat menyesatkan

Logika ini lahir akibat paham kuratif mendominasi dunia kesehatan kita, prioritas pada: "Biarkan sakit, nanti kita carikan obatnya apa?"

Logika atasi penyakit yang di level awal, mungkin dengan konsep kuratif bisa disembuhkan, tapi dengan kondisi seperti kanker? Jelas tidak

Kanker muncul bukan dalam waktu seminggu, sebulan, setahun. Tapi belasan hingga puluhan tahun, butuh tubuh yang tepat, bagi dia untuk tumbuh

Sedihnya, perawatan konvensional kanker, justru membuat tubuh yang tepat untuk sel kanker berkembang biak itu, menjadi semakin lebih 'tepat'

Kemoterapi semisal, ia memang bisa membunuh sel kanker secara instan di tempat dimana ia sedang berkembang biak. Tapi...

Sel sehat yang ikut dirusak, reaksi penolakan tubuh terhadap 'racun' kemoterapi, turunnya daya tahan tubuh pasca kemo, punya bahaya laten

Sel kanker bisa berkembang biak di tempat lain. Karena tubuh induk dalam keadaan lemah. Diperparah lagi, pola makan penyebabnya tidak diubah

Makanya saya gak heran, kalau ada orang yang dianggap sukses menjalani terapi kanker, mendadak muncul lagi, dan lebih parah

Karena logika itu terjadi. Penderita kanker yang tahu diri dan mengubah pola hidupnya secara benar, memang tidak bisa dijamin 100% sembuh

Tapi paling tidak, dia bisa menguasai dirinya lebih baik. Dia tidak mengkhianati tubuh dengan memfasilitasi sel kanker merusak dirinya

Dia juga setidaknya terhindar dari kondisi terpuruk, harus menjalani terapi konvensional begitu saja tanpa ada upaya perbaikan diri

Melakukan kemoterapi, tapi menjaga pola makan dengan hanya mengkonsumsi buah, sayuran segar serta air putih akan menghasilkan efek berbeda

Dengan penderita kanker yang menjalani terapi konvensional, pasca kemoterapi diberi makan bubur, protein hewani proses dan segelas susu

Bahkan menu yang sepintas terlihat sehat ini, tetap masih seperti pupuk yang menyuburkan lahan tubuh bagi sel kanker pic.twitter.com/yHgPZkn5as


Walau diembeli disiapkan dengan higienis, cermat, dibarengi ilmu gizi terukur, tapi konsepnya sudah kuno untuk kanker pic.twitter.com/L3fyfoCCwx


Jadi kembali, ubah konsep pemahaman makan sehat secara radikal. Jangan mau kalah radikal dengan sifat sel kanker. Mandiri cari ilmu sendiri

Pergunakan akal sehat tentunya, mana yang masuk akal, mana yang cuma hoax. Lalu niatkan diri untuk melakukan dengan benar

Demikian kibulan ini suka sukur, gak suka unfollow. Makan apa saja yang penting masih selera? Coba tanya temen sebelah, mau gak dia dimakan?


Dea Edensor published a note.
October 15, 2014 at 9:28am ·

Pizza pencegah kanker?! kesehatan basisnya adalah perawatan tubuh secara holistik, menyeluruh!
By @erikarlebang

Hadeuh, ini keluar lagi omongan mencegah kanker dengan secara periodik mengkonsumsi pizza! Ngasal se-ngasal-ngasalnya yang ngomong

Dulu memang pernah ada penelitian tentang ini, tapi basisnya sekali baca aja udah bikin ketawa. Pizza mencegah kanker, karena ada oreganonya

Problemnya kalau dibaca dari arah penelitian itu, sepertinya oregano diteliti sendirian kegunaannya, bukan saat digabung ke pizza

Balik lagi ke masalah pizza...

Padahal kalau melihat pizza-nya secara general, orang awam masalah kesehatan aja, bisa bilang kalau pizza itu sebenarnya tergolong junk food

Dengan basisnya yang tepung, sudah pasti tinggi gula dan tinggi gluten. Dengan dipanggang, jelas akan banyak merangsang reaksi karsinogenik

Belum isi topingnya yang bisa dijejali sosis, daging asap. Belum lapisan keju mozzarella yang sulit dicerna oleh tubuh. Pencegah kanker?

Dimakan bertahun-tahun? Efeknya gak kebalik aja udah sukur. Oregano bisa menyelamatkan pizza sebagai alat anti kanker? Itu berlebihan

Kalau Ronaldo diambil dari Portugal, lantas dimasukkan ke dalam timnas Indonesia, diikutkan ke Piala Dunia 2018, bisa juara gak kira-kira?

Cuma orang sama sekali gak kenal sama sepakbola yang bilang "bisa"! 1 Ronaldo bisa menyelamatkan 10 pemain kualitas mediocre di Piala Dunia?

Atau kalau ada yang bilang Goetze sendirian bisa membawa Jerman juara piala dunia, pasti dia juga gak paham sepakbola. Emang timnya bagus!

Nah berdasar analogi itu, logis gak kalau bilang Oregano dalam Pizza bisa menjadi penyelamat orang yang makan dari bahaya kanker?

Itu kesalahan mendasar dari konsep Food Therapy yang didasari oleh paham medis berbasis kuratif, pengobatan! Apa-apa dilihat secara parsial

Pengobatan itu dilihat bukan sebagai kesatuan utuh. Padahal kesehatan basisnya adalah perawatan tubuh secara holistik, menyeluruh!

Percuma makan oregano, biarpun kegunaannya selangit, kalau 'jagoan' itu jumlahnya cuma sejumput, tapi dikelilingi oleh 'penjahat'

Demikian kibulan ini, suka sukur gak suka unfollow! Gak follow bawel? Pizza pencegah kanker? Iya, tapi oreganonya sebaskom, dan dihirup!



Dea Edensor published a note.
November 21, 2014 at 8:20pm ·

Pengobatan kanker vs Pola Makan Sehat
By @erikarlebang


Yak kultwit pemakaian obat lagi nih, temen lagi cerita tentang frustasi temannya yang divonis kanker lagi, setelah 'sembuh' sekian waktu


Rekan dari teman ini dulunya penderita kanker nasofaring, kemudian setelah menjalani terapi yang melelahkan dari segala sektor, dia 'sembuh'


Untuk bisa sampai titik kata sembuh bertanda kutip tadi, rekan teman saya ini sudah melalui fase yang menurut dia "amit-amit banget deh"


Dia 'setengah mati' berusaha menjaga pola hidupnya, supaya kanker itu terjauhi dan gak kembali. Kelewat hati-hati kalau kata beberapa teman


Bisa kebayang betapa frustasinya dia, saat cek kesehatan rutin, ditengarai sel kanker kembali muncul, kini di tulangnya. Dunia serasa kiamat


Dia bingung mau marah ke siapa? Tim dokternya? Keluarganya? Teman? Ujung-ujungnya sih Tuhan, "kenapa saya?" lalu keluarga, di sisi genetika


Teman saya ini lalu menanyakan pada saya kondisi ini kenapa bisa terjadi? Jawaban saya sederhana, rekonstruksi ulang gaya hidupnya


"Tapi dia udah jaga hidupnya banget, gak pernah makan yang aneh, malah sekarang strict banget" kata teman saya. Bisa jadi itu masalahnya


Apa yang mau dijaga? Apa yang harus dikonsumsi? Apa yang harus dihindari? Ini yang gelap dalam hidup penderita kanker. Teman saya terdiam


Selama dia jaga makan, apa yang sudah dilakukan? Teman saya langsung nyerocos detil, "dia cuma makan rebus-rebusan, gak makan junk food"


"Gak makan nasi lagi, diganti kentang sama roti" *mau ketawa pas denger* "dia rutin konsumsi obat yang disuruh dan herbal buat cegah kanker"


Well kalau bicara pola makan mungkin followers saya udah ngelotok kali ya? Mau di sisi kanker atau sekedar dalam menjalani keseharian


Saya mau bahas dari sisi pemakaian obat yang dianggap bisa mencegah kanker. Sejatinya obat adalah 'racun' bagi tubuh, itu poin penting awal


Semakin kuat obatnya, di sisi lain semakin kuat juga efek merusaknya bagi tubuh. Makanya mengkonsumsi obat, bagi dokter baik, gak sembarang


Biasanya dokter yang baik akan cermat memperhatikan pemberian obat bagi pasien, sebisa mungkin jumlahnya sedikit, agar tidak kontradiktif


Salah seorang sahabat saya, kini menjadi pakar kesehatan gara-gara suaminya kena problem liver, diberi obat bejibun untuk atasi masalah itu


Logika dasarnya mengingatkan, "saat obat masuk, liver itu kerja keras, lah kok ini sudah livernya bermasalah, malah obatnya ditambah?"


Dia hentikan obat itu semua, sambil di sisi lain ia mempelajari pola makan sehat dan logika kerja tubuh. Walhasil suaminya sehat bugar lagi


Nah kembali ke masalah kanker ini, rasa frustasi rekan teman saya sebenarnya bisa diantisipasi kalau dia tau logika dasar lain dari kanker


Dr. Otto Heinrich Warburg dalam temuannya yang diganjar nobel tahun 31, dapatkan satu poin penting terkait kanker, sangat penting sebenarnya


"Dari sisi PH, sel kanker itu memiliki sifat asam, sementara sel sehat punya sifat basa". Di samping makanan, terkait obat, ini kena banget


Kembali ke hukum dasar, "obat sejatinya adalah racun", secara alamiah tubuh akan menyikapi obat sebagai pembentuk PH darah yang juga asam


Konsumsi obat berkepanjangan akan membuat karakter PH darah tubuh cenderung asam, tubuh mati-matian jaga supaya PH-nya netral (Homeostasis)


Jadi kalau sang rekan teman ini berusaha mencegah kankernya dengan rutin konsumsi obat, mau normal, mau herbal, sebenarnya kontraproduktif


Mau iming-iming obatnya sehebat apapun, sekuat apapun, secara hal yang lebih fundamental, PH darah tubuhnya jadi bergerak ke titik asam


Bila itu terjadi, otomatis sifat sel tubuhnya juga akan ada dalam kecenderungan yang sama. Sel kanker mudah sekali hidup berkembang disana


Inget aja Prof. Kazuo Murakami, ahli genetika dunia, "Sel kanker itu potensinya ada di semua sel, tinggal saklarnya aja di-on atau off?"


Nah sangat masuk akal bila konsumsi obat berkepanjangan, ya masuk dalam kategori meng-on-kan saklar kanker dalam sel tubuh manusia


Kenapa kita terbiasa minum obat untuk mengatasi masalah penyakit? Karena dari kecil, kita dididik untuk begitu dalam menjaga kesehatan


"Saat flu, minum obat pilek", "Saat batuk, ya obat batuk", "Sakit lambung, minum antasida". Begitu doktrinnya. Merawat kesehatan=minum obat


Jarang sekali ada informasi bahwa minum obat itu memiliki resiko jangka panjang. Dalam beberapa kasus bahkan jangka pendek sudah terasa


Ada gak yang pernah cerita minum antasida untuk mencegah asam lambung berlebih itu punya efek menakutkan secara jangka panjang? Gak ada


Buktinya antasida ada dalam level atas daftar obat paling laku sepanjang jaman. Gak ada yang cerita efek membasakan lambung semena-mena apa?


Mulai dari terganggunya serapan mineral penting, rusaknya harmoni dalam lambung, mudah terkikisnya membran pelindung dan masih banyak lagi


Gak ada juga yang sadar, bahwa minum obat antasida berkepanjangan itu gak pernah benar-benar menyembuhkan sakit lambung, dianggap normal


Kalau pun nanti lambungnya berluka permanen yang parah hingga jadi kanker, tulangnya osteoporosis, apa pernah ada tinjauan kebiasaan ini?


Jarang sekali! Biasanya langsung nembak, penyebabnya apa? Paling sering sih genetik. Paling gampang nyalahin Tuhan, karena gak pernah protes


Edukasi pemakaian obat yang tepat, itu kunci kalau mau sehat. Prioritas utama, jaga kesehatan. Pergunakan logika bodoh ini, jaga rumah Anda


Jangan sampai kebakaran. Kalaupun kena musibah, walau kecil kemungkinan, saat terjadi baru panggil pemadam kebakaran, siram tuh rumah


Jangan untuk mencegah kebakaran, rumahnya sering-sering disiram sama mobil pemadam kebakaran. Penghuni rumahnya pilek melulu, yang ada


Pergunakan obat sebagai jalan keluar darurat. Di awal jagalah pola hidup, jaga pola makan. Tapi jangan asal jaga, cari cara yang benar


Demikian kultwit ini, suka sukur, gak suka unfollow. Gak follow bawel? Takut sakit jadi makan obat terus? Ganti selai roti Anda dengan salep


Dea Edensor published a note.
February 8 at 11:36am ·

Penyebab Kanker & Penanganan yang Salah Terhadap Kanker
By @erikarlebang



Gak pernah setuju dengan konsep penderita kanker gak perlu diberitahu sakitnya agar tidak shock. Itu seperti menyapu debu ke bawah karpet

Cara membersihkan ruangan seperti itu cuma membuat efek semu. Yang nantinya saat kotoran menumpuk, akan memberikan masalah baru, lebih besar

Sama dengan penderita kanker yang tidak diberi tahu akan penyakitnya. "Biarkan mereka menikmati hidup", adalah salah satu alasannya

Alasan seperti ini sama kayak menyimpan bom waktu, yang saat meledak nanti akan membuat beban psikologis penderita makin berlipat jadinya

Minor sekali persentase penderita kanker meninggal dalam keadaan penyakitnya tidak menggerogoti kualitas hidup mereka. Mayoritas? Menderita!

Saya punya kerabat yang terserang kanker tulang, keluarga terdekat sepakat penyakit ini tidak usah diberi tahu padanya. Bahagia? Jelas tidak

Dia malah menderita luar biasa, karena tidak paham kenapa kondisi tubuhnya memburuk dari waktu ke waktu, dan rasa sakitnya menjadi-jadi

Saat akhirnya ia tahu bahwa dirinya terkena kanker. Dia shock luar biasa, karena kondisinya sudah sangat buruk. Menderita hingga wafat

Yang harus dicatat dari pertama divonis hingga meninggal, dimana mayoritas sisa hidup dijalani tanpa tahu sakit apa? Kondisinya menderita

Berarti niatan untuk membiarkan ia hidup normal tanpa tahu apa penyakitnya hingga meninggal, jelas tidak tercapai sama sekali. Ia menderita!

Dan secara mayoritas, ini yang terjadi pada penderita kanker yang kondisi sakitnya sama sekali tidak diberitahukan pada mereka. Mayoritas!

Kenapa tindakan yang tidak bijaksana ini bisa jadi sangat populer?

Karena cara dunia kesehatan konvensional menangani kanker!

Yang paling umum dari sisi ketidak tahuan, "kenapa seseorang bisa terkena kanker?". Hampir semua ahli kesehatan katakan ini urusan genetik

Padahal sudah bertubi penelitian terkini yang menemukan, kanker itu mayoritas dipicu oleh akumulasi kesalahan manusia dalam menjalani hidup

Ini salah satunya http://t.co/v1TEPMLLfj "Cancer is a preventable disease that requires major lifestyle changes” -Anand P, Kunnumakkara AB

Sudah sering saya kultwitkan cara memperbaiki pola hidup yang dimulai dari hal sederhana dan mudah, tapi malas dikerjakan, "ubah pola makan"

Logika sederhana kanker juga mayoritas tergambar dari hal sama. Sel kanker tumbuh subur di penderita yang mengkonsumsi makanan yang cocok

Berdasarkan hal tersebut, berlaku juga hal sebaliknya. Makanlah makanan yang membuat sel kanker sulit tumbuh subur. Bahkan bisa mati sendiri

Ubah pola hidup yang buat tubuh sebagai tempat "sel kanker tidak bisa hidup nyaman". Jadikan pola makan sebagai ujung tombak perubahan

Nah kalau penyakitnya gak dikasih tau, bagaimana penderitanya mau mengubah pola hidup? Boro-boro mau merubah pola makan!

Kalau dia makan setiap hari sarat protein hewani, makanan prosesan, mau muntah saat lihat sayur, lihat buah segar langsung kebayang ulat

Rutin minum susu, teh, kopi dan alkohol bertahun-tahun. Dan dia menikmati. Bagaimana cara menghentikan, kalau gak dikasih tau kena kanker?

Ada gitu manusia yang mau mendadak sontak mengubah pola makan minumnya tanpa penyebab?

Ada sih, tapi juarrraaaang banget!

Alasan lain, adalah biaya...

Gak banyak yang sadar, kalau perlakuan menghadapi kanker itu lebih mirip industri, ketimbang menghadapi penyakit http://t.co/RNwXe8PEjj

Jadi kalau gak punya uang dalam menghadapi kanker. Sering dalam banyak kesempatan secara realita, pihak terkait sudah angkat tangan duluan

Yang sakit bingung "mau bayar pake apa?" Yang menangani penyakit bingung, "bagaimana dia mau bayarnya?" Solusinya?

Ya sudah jangan beritahu

Saya pernah dateng ke satu acara di RS besar, ada satu orang penderita kanker dijadikan tema acara, karena kankernya tergolong langka

Di kesempatan itu sekalian RS-nya melaunch produk baru mereka terkait penanganan kanker. Nyambung? Ya nyambung aja sih. Pas lah momentumnya

Ironinya, penderita kanker yang dijadikan tema acara itu, gak bisa mempergunakan mesin terbaru RS itu. Kenapa? Karena dia gak mampu bayar!

Terkait kanker, itu contoh kasus klasik kondisi:

"Bagaimana saya mau bayar?" bersanding dengan "Nanti dia bayarnya bagaimana?"

Itu salah pemicu populer, kenapa penderita kanker sering sekali menjadi orang yang paling terlambat tahu, dia sakit apa?

Kanker itu terkait gaya hidup

Untuk mengatasinya, ya ubah gaya itu. Ganti yang lebih baik, dan komit pada hal tersebut!

Kalaupun memang kita tergolong 'unik', terkena kanker karena urusan genetik. Hukum sama tetap berlaku, Tuhan adil kok.

Ubah gaya hidup!

"Sel kankernya gak akan bisa hidup, di tubuh yang tidak membiakan dia hidup!"

Ingat saja hal sederhana ini, mau diketawain kayak apa juga!

Demikian kibulan ini, suka sukur, gak suka unfollow. Gak follow bawel? Gak masalah gak dikasih tau? Sini kerja ke saya, gak usah tau gaji!




Dea Edensor published a note.
March 29 at 1:13pm ·

Problem Kanker Usus
By @erikarlebang

Dapet berita salah satu teman lama, sekarang sedang berjuang menghadapi problem kanker usus. Kaget? Sama sekali tidak! Karena sangat tipikal

Teman ini bisa dibilang cetak biru dari apa yang selama ini saya edukasikan atau sekedar ceritakan. Dari ragam sisi, pola makan gaya hidup

Yang pasti teman ini adalah anak gym. Kalau saya selama ini cerita berdasar observasi-logika berdasar pengalaman gym 20 tahunan, dia lebih

Jaman saya belum ikutan ngegym, dia udah sekitar 3-4 tahun duluan. Waktu itu saya masih bengong liat dia minum protein shake, telan suplemen

Makan protein hewani layaknya karnivora. Bawa bekal isinya daging yang wujudnya udah gak jelas. Pastinya gak enak, wong gak pake bumbu!

Badannya sih ya jaman itu jelas bikin ngiri. Kekar dan berbentuk serta minim lapisan lemak. Keren lah.. Buat yang gak tahu kesehatan

Nah skip kenangan masa lalu, apa yang dia alami sekarang, setelah nyaris seperempat abad, tipikal banget, kanker usus besar! Ya iyalah!

Makan padat protein hewani model, minum protein shake dan konsumsi suplemen gak jelas gitu. Pasti badannya bereaksi menghasilkan masalah

Saya sudah sering cerita, betapa tubuh manusia itu tidak didisain oleh Tuhan untuk mengkonsumsi protein hewani dalam jumlah banyak, sering!

Boleh jadi protein hewani lengkap kandungan asam amino pembentuk protein yang berguna untuk membangun blok sel tubuh, tapi ada tapinya

Proses pemecahan protein hewani menjadi asam amino agar mudah dirangkai kembali oleh tubuh itu luar biasa rumit dan berat. Rentan cacat

Akhirnya saat dirangkai ulang dijadikan blok sel tubuh, bahan cacat itu buat 'revitalisasi' sel tubuh dalam keadaan juga cacat, penuh sampah

Sel kanker itu apa? Salah satu definisinya adalah sel yang punya sifat radikal dalam menyalahi siklus alaminya. Kenapa radikal? Karena cacat

Jadi kalau setelah puluhan tahun teman saya ini terkena kanker usus, ya saya gak kaget lagi. Lagipula, dia cuma satu dari 'buanyaaak' kasus

Saya beri contoh eksak aja deh. Ini contoh foto data klinis usus besar dari mereka yang menjadikan protein hewani sebagai menu utama

Ngambilnya dari data Dr. Hiromi Shinya, gastroenterolog kelas dunia, kalau gak bisa dibilang yang terbaik! 370.000 manusia 5 dekade praktek

Yang atas usus besar orang sehat, yang dibawah ya gitu deh..

Karnivora! http://t.co/BbjLktEdQD

Yang usus besar sehat, makannya apa? Gak sampe 10-15% protein hewaninya dalam menu harian, mingguan atau bulanan. http://t.co/BbjLktEdQD

To make things worst, temen saya ini punya hobi baru mengikuti tren saat ini, "(mendadak) atlet lari jarak jauh". Kok jadi lebih buruk?

Kalau larinya sekedar memenuhi kaidah latihan kardiovaskular, melatih koordinasi kerja paru dan jantung, sih gak papa. Malah bagus

Tapi konsep kardiovaskular itu cuma butuh waktu 30-60 menit aktivitas fisik, lari misal, agar kerja jantung paru stabil di level tertentu

Kalau larinya mendadak atlet? Kayak yang lagi tren sekarang? Tiap minggu ikutan lomba? Ya sebelum saya bilang jelek atau buruk, liat ini ya

Lihat gak beda gambar ini? Antara apel cantik dan apel buruk rupa. Tau bedanya dimana?

Ini yang namannya oksidasi http://t.co/X0LcZidMWT

Perusakan yang dilakukan oleh oksigen. Yang kiri saat apel baru dibelah dalam keadaan segar, satunya pasca didiamkan
http://t.co/X0LcZidMWT

Oksigen merusak? Ya itulah siklus alam. Kita sebagai mahluk hidup dihidupi oleh oksigen, tapi di sisi lain, oksigen juga 'menghabisi' kita

Oksigen 'menghabisi' sel. Membuatnya rusak. Ini yang biasa kita sebut dengan istilah 'radikal bebas'. Saat normal, ini hal biasa saja

Siklus ini yang membuat tubuh bisa membuang sel yang sudah usang untuk diganti sel baru. Di sekitar juga gitu, besi berkarat, kayu lapuk dll

Kalau gak ada siklus ini mungkin sampah dari jaman Nabi Adam sampe sekarang masih betebaran dimana-mana. Bumi penuh sesak!

Nah problemnya muncul, saat siklus ini berada diatas ambang normal. Apa yang terjadi? Yak, sel tubuh kita yang sehat pun ikutan terganggu

Tubuh sebenarnya punya penanggulangan untuk itu, dia membuat enzym superoxide dismutase, tapi ini langkah darurat. Boroskan cadangan enzim

Saat berolahraga diluar ambang batas kemampuan tubuh, ya masalah terjadi bertubi, sel tubuh rusak lebih banyak, SOD boroskan cadangan enzim

Apa yang terjadi saat sel tubuh terganggu berlebihan? Kanker? Salah satunya. Gak cuma itu. Semua struktur dan sistem tubuh rusak

Menua lebih cepat, kerusakan anatomis-fisiologis, gangguang psikologis, beragam penyakit degeneratif datang dan segudang masalah lain

Makanya bodoh luar biasa orang yang mengatakan, "Kan saya sudah olahraga, boleh makan apa saja, sudah diimbangi". Yeah right! Balance my a*s

Saya mah gak usah ngomong banyak. Apa yang terjadi dengan teman saya itu salah satu buktinya. Foto data klinis Dr. Shinya juga

Sila berasumsi, "kata si dokter anu gini" atau "kata pelatih fitnes saya juga gini". Gih sana! Mereka pernah observasi usus besar belum?

Mereka melihatnya jangka panjang gak? Kalau cuma langsing, berotot, sebulan dua bulan atau setahun dua tahun sih jangan sombong dulu!

Demikian kibulan ini. Suka sukur gak suka unfollow. Gak follow bawel? Pilih jadi karnivora? Coba safari ke Afrika, saingan sama cheetah deh

Senin, 03 Agustus 2015

Fakta Seputar Protein Hewani

Tulisan kali ini berbicara seputar Fakta protein hewani yang ternyata berbahaya bagi tubuh, juga bisa menghasilkan racun apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak dan terus menerus.

Ada beberapa kutipan dari buku-buku Dr. Hiromi Shinya dan juga beberapa kulwit pakar Food Combining Erikar Lebang.

Yuk baca perlahan-lahan...



Jangan Bebani Sistem Cerna dengan Konsumsi Protein Hewani Terus Menerus

Sakit "parah" adalah akumulatif kebiasaan-kebiasaan buruk jangka panjang, dia tidak datang dg begitu saja.
Sebaliknya, kesehatan juga akumulatif kebiasaan-kebiasaan baik jangka panjang.

Bicara tentang protein Hewani, dalam buku-buku Dr. Hiromi Shinya banyak sekali memaparkan ketidakbaikan konsumsi protein hewani.

Antara lain, 6 alasan asupan tinggi protein berbahaya bagi kesehatan :

1. Racun dalam daging tempat berkembang biaknya sel-sel kanker.
2. Protein menyebabkan reaksi alergi.
3. Kelebihan protein menyebabkan kerja hati dan ginjal lebih berat.
4. Konsumsi protein yang berlebihan menyebabkan defisiensi kalsium dan osteoporosis.
5. Kelebihan protein dapat menyebabkan kekurangan energi.
6. Kelebihan protein mungkin menjadi penyebab ADHD pada anak-anak.

Makanan yang ideal buat manusia sejatinya sesuai peruntukannya. Perbandingannya sekitar 85% banding 15%. 85% berupa buah-buahan, sayuran, polong-polongan, & biji-bijian. Hanya 15% hewani yang bisa dikonsumsi untuk rekreasional.

Sebagai orang yang lahir dan besar di Banjarmasin, kami adalah pencinta dan penikmat protein hewani, saya pribadi sebelum kenal FC slalu konsumsi protew dari pagi siang n malam, tidak ada sedikitpun sayuran segar. Hasilnya seperti beberapa thread yang pernah saya tulis.

Saya pribadi sekarang memang tidak pernah nyetok protein hewani jenis apapun di rumah, bukan berarti tidak lagi konsumsi, hanya sesekali konsumsi diluar rumah ketika hadir di acara-acara atau traktiran teman-teman atau kengileran seperti kemaren.

Ternyata dengan berefceh pengeluaran saya jauh lebih murah dan jauh lebih sehat.

FC tidak melarang konsumsi protew ketika dipadu padankan dg banyak sayuran segar, karena paling tidak akan meminimalisir keburukan protew. Tetapi kalo ingin tubuh lebih sehat dan ingin naik level dalam berefceh, perlahan mulai ubah kebiasaan rutin tersebut.

Berikut saya lampirkan kembali kulwit pakar Food Combining Erikar Lebang mengulas tentang protein hewani ;

Gak banyak yang sadar bila makanan yang kita santap itu membutuhkan 15 hingga 48 jam untuk benar bisa melalui seluruh sistem cerna manusia

Semakin berat makanan yang kita konsumsi, semakin sulit ia dicerna baik oleh tubuh. Semisal miskin enzim, serta serat dan unsur penting lain

Karena sistem cerna manusia tergolong rumit, sangat panjang serta sangat banyak melibatkan elemen dalam prosesnya, juga alokasi energi

Berbeda dengan kebanyakan hewan karnivora semisal, yang punya waktu tidur panjang, manusia normal hanya punya sekitar 6-8 jam

Sisanya ia harus beraktivitas dimana alokasi energi tersebut tidak bisa melulu ditempatkan di sistem cerna. Itu sebabnya kita harus cermat

Bisa jadi manusia tidak didisain Tuhan untuk banyak mengkonsumsi protein hewani karena hal sama, agar sistem cerna tidak dibebani berlebih

Dari struktur gigi, ruang gerak rahang, panjang usus, elemen sistem cerna dan banyak lagi, mengindikasikan manusia harus berat ke herbivora

Itu pun buah dan sayuran dalam bentuk segar, agar manfaatnya masih sepadan dan berguna maksimal dengan kebutuhan sistem cerna manusia

Jadi mau sehat? Patuhi kodrat kita sebagai manusia. Paling tidak di sebagian besar porsinya, yang tersisa bolehlah untuk makan rekreasional

Kalau makannya rekreasional, kemudian nantinya sakit, ya jangan salahkan siapa-siapa, atau panik mengupayakan kesembuhan instan

Introspeksi dulu, benahi yang salah, sejatinya tubuh punya sistem perbaikan sendiri, bila kodratnya dipenuhi, apabila belum sangat terlambat

Demikian kibulan ini, suka sukur gak suka unfollow, gak follow bawel? Mau protein hewani terus? Jadi karnivora? Tidur sekandang sama macan

‪#‎KibulanSehat‬ ‪#‎ProteinHewani‬ ‪#‎FoodCombining‬ ‪#‎FoodCombiningItuGampang‬

Gambar diambil dari berbagai sumber



Food Combining bagian 5 (Protein Hewani)
By @erikarlebang

01. Banyak yang mengira protein hewani adalah unsur terpenting dalam bahan pangan terkait kelangsungan hidup manusia #foodcombining

02. Alasan ini bisa disebabkan oleh banyak sebab, dr mulai gengsi, rasa, sensasi efek rasa kenyang pasca menyantapnya #foodcombining

03. Juga pemahaman mendasar bhw protein hewani adlh sumber pembangun blok sel2 tbh terbaik. Hence identical with human growth #foodcombining

04. Pdhl (terlepas dari mslh rasa bg lidah) protein hewani tdk serta merta lbh baik dr protein nabati atau unsur makanan lain #foodcombining

05. Protein hewani hadir dengan banyak kelemahan mencolok yang sangat menyulitkan bagi kerja sistem pencernaan manusia #foodcombining

06. Kelemahan mencolok utama adalah minimnya pasokan enzyme dalam bentuk apapun bagi kehidupan manusia yang menyantapnya #foodcombining

07. Krn mayoritas protein hewani hrs dimasak matang demi menghindari beragam bakteri atau ujud renik negatif lain yg terbawa #foodcombining

08. Sementara panas tinggi mematikan segala macam bentuk enzyme yang hidup. Bahan pangan minim enzyme biasanya buruk bg tubuh #foodcombining

09. Protein hewani jg butuh proses panjang dan lama utk diurai di sistem cerna manusia, bila dikonsumsi dlm jmlh yg banyak #foodcombining

10. Proses lama tersebut tdk identik dgn rasa mengenyangkan yg lama dan panjang seperti disangkakan oleh banyak orang #foodcombining

11. Justru menyita energi kehidupan dlm jumlah besar harus dikonsetrasikan bg sistem cerna, tersita dr alokasi lain pd tubuh #foodcombining

12. Akibatnya muncul rasa lelah, kantuk, lesu, malas sebagai upaya penghematan energi oleh tubuh. Agar protein tercerna baik #foodcombining

13. Melakukan aktifitas yg rumit dan menyita energi jelas akan membuat proses cerna protein hewani terganggu kesempurnaannya #foodcombining

14. Akibatnya ia bisa tersisa tdk dlm hitungan jam utk cerna tp dlm hitungan hari. Akhirnya berubah sbg sampah tak berguna #foodcombining

15. Protein hewani dlm jumlah besar jg mengganggu pencernaan unsur lain spt karbohidrat, krn beda kerja enzyme cernanya #foodcombining

16. Enzim Amilase utk cerna karbohidrat lgsng berhenti bgt enzym pepsin utk proses protein muncul. Karbo berhenti diproses #foodcombining

17. Itulah sebab pasca konsumsi steak besar dan kentang goreng, acap timbulkan rasa kembung tdk nyaman, kantuk berlebihan #foodcombining

18. Protein hewani yg dikonsumsi dlm jumlah berlebih jg pancing rasa agresivitas negatif. Krn zat pengantar syaraf yg terpicu #foodcombining

19. Norepinefrin/Noreadrenaline adlh neurotransmitter yg bertanggung jwb thdp rasa awas, sigap, agresif bagi manusia #foodcombining

20. Tp produksi berlebihan akibat konsumsi protein hewani dlm jmlh banyak, membuat zat itu beri efek samping bagi manusia #foodcombining

21. Rasa gelisah yg tidak nyaman berkepanjangan, stress tanpa akhir walau tak bersebab, adlh contoh konkrit dr imbas negatif #foodcombining

22. Konsumsi protein berlebih yg picu norepinefrin. Contoh lain? Lihat saja hewan karnofira yg identik dgn lambang kekuatan
#foodcombining

23. Spt singa atau harimau. Walau sekilas kuat dan perkasa krn konsumsi protein hewani. Tp sbnrnya mrk rentan pasokan energi #foodcombining

24. 2/3 dari hidup harian mereka dipakai utk tidur, bukti betapa sistem cerna mrk hrs bekerja keras utk proses protein hewani #foodcombining

25. Sementara hewan yg kuat dan besar secara fisik serta hidup normal juga aktif, malah didominasi oleh pemakan tumbuhan #foodcombining

26. So msh mendewakan protein hewani sbg unsur utama-terpenting dlm asupan makanan kita? Makanlah protein hewani seperlunya #foodcombining

27. Next lesson about FC akan membuat peran protein hewani menjd tdk terlalu istimewa, so be prepared #foodcombining


usus pengkonsumsi protein hewani



Protein Hewani dan Problem Kesehatan
By @erikarlebang

Kesalahan paling mendasar dari ilmu gizi keluaran jaman penjajahan adalah protein cuma bisa didapat dari sumber hewani #kibulansehat

Akhirnya berlomba-lomba orang meninggalkan pola makan warisan nenek moyang yg sarat dgn buah-tetumbuhan serta biji-bijian #kibulansehat

Belakangan stlh muncul ragam penyakit degenerative yg baru dan kian dini diderita orang, ilmu gizi kuno itu banyak dikoreksi  #kibulansehat

Ditemukan menu penganan yg terlalu berat ke protein hewani adalah salah satu biang keladi kemunduran faktor kesehatan manusia #kibulansehat

Mulai dari asiditas PH darah, pertumbuhan sel radikal, penyakit gagal organ dan lain sebagainya, terindikasi dgn pola menu tsb #kibulansehat

Itulah sebabnya ilmu gizi modern terutama terkait dgn cabang kesehatan naturopathy umum menekankan pola makan dgn menu berbeda #kibulansehat

Buah dan tumbuhan segar serta biji-bijian yg diusahakan dikonsumsi secara natural atau diolah tepat, setidaknya minim proses #kibulansehat

Sehingga penyantapnya mendapat asupan enzim, mineral, nutrisi dan unsur yg tdh hanya lengkap tp sesuai dengan kebutuhan tubuh #kibulansehat

Di luar banyak sangkaan orang, buah, tumbuhan dan biji-bijian juga mengandung asam amino yg cukup untuk keperluan manusia #kibulansehat

Dan yg paling penting, tdk spt protein hewani, hampir tdk terdapat resistensi dr tubuh terhadap apa yg dibawa menu demikian #kibulansehat

Jd kalau Anda penggemar berat protein hewani dan sering punya problem kesehatan mengganggu dlm bentuk apapun? Ubah menu Anda! #kibulansehat

Demikian #kibulansehat kali ini. As always, gak suka? Unfollow! Kebetulan baca dan gak follow, gak usah ribet, these twits are not for you





Kulwit suhu @erikarlebang tentang kenapa protein hewani itu sebaiknya ga terlalu sering dikonsumsi...

Buat yang nanya tentang masalah protein hewani dan kaitannya dengan kesehatan tubuh. Ini ada contoh sederhana, kenapa kita harus minimalisir

Nah, lihat kaldu pada mangkuk makanan ini. Ini sup yang umum jadi makanan keseharian, kebetulan kasusnya iga sapi http://t.co/wvVDs37Ted

Dalam suhu panas tinggi, lemak ini menjadi cair dan mengambang di permukaan kaldu http://t.co/wvVDs37Ted

Saya tuangkan lemak ini ke permukaan media yang jauh lebih dingin ketimbang kaldu tadi. http://t.co/IsEE5GRA2a

Tidak butuh waktu lama, di media baru ini, lemak tadi segera mengeras menjadi substansi padat berwarna keputihan http://t.co/0aom8LZBNX

Bisa dipahami sekarang? Pahami saja tubuh kita sebagai media yang memiliki suhu jauh di bawah kuah kaldu tadi. Apa yang terjadi?

Yup. Lemak dari hewan yang memiliki suhu tubuh lebih tinggi dari suhu tubuh manusia, akan mengalami hal sama, mengeras saat didalamnya

Itu sebenarnya salah satu alasan kenapa kita sebaiknya membatasi konsumsi protein hewani, terutama daging merah dan unggas

Eh ini bukan kultwit yah, cuma nemu contoh kasus aja. Jadi gak harus dikasih closing lho

Seputar Fakta Tentang Bahaya Kopi



Kali ini ngumpulin beberapa kulwit pakar Food Combining Erikar Lebang seputar bahaya kopi. Ada beberapa kalimat yang terputus tapi tidak mengubah makna.

Yuk, simak pelan-pelan...

Kopi itu bagaimana sih? Buruk atau baik?

Ada beragam zat kimiawi dlm kopi yg bisa mempengaruhi metabolisme tubuh. Yg paling terkenal adalah kafein!

Ia mampu membangkitkan semangat serta kekuatan secara instan, perhatikan betapa detak jantung dan rasa awas acap muncul

Stlh minum 1-2 cangkir kopi kental. Ini yg membuat kopi mnjd sahabat setia banyak orang

Itu juga yg menjadi alasan kopi adlh sahabat setia, atlet dan binaragawan. Krn selain memberi energi ekstra, ia jg bisa 'menipu'

Membuat tubuh membakar kalori dan lemak ekstra! Jd jgn heran kalau sampai bbrp org bisa 'spt mati' apabila tdk bertemu kopi 1 hari

Sisi itu sbnrnya jg mrpkn sisi kelemahan kopi yg mencolok. Energy booster yg diberikan, sbnrnya menciptakan ketergantungan

Dan menciptakan semacam 'kelelahan akumulatif' bg bbrp organ vital tubuh. Terutama jantung!

Peminum kopi sering digambarkan sbg individu yg gelisah dan sulit berkonsentrasi secara real

Kopi jg membuat PH darah menjadi acid, akhirnya memaksa tubuh 'mencuri' kalsium dari tulang, untuk menetralkannya

Dan parahnya lg sifat diuretikal (pembuang cairan)nya membuat asupan cairan menjadi berkurang bagi tubuh

Sehingga kalsium atau mineral penting lain yg dibutuhkan tulang, jg terhambat utk diserap

Ini dasar pemikiran yg mengungkapkan bhw kopi ditenggarai sbg slh satu penyebab osteoporosis terbesar

Penelitian klinis pun membuktikan bhw kopi adlh 'musuh' bagi kehidupan hormonal wanita

Rasa sakit sblm atau sesudah menstruasi, memperparah 'hot flushed' pd era pre-menopause


Dan yg pasti, kopi adlh musuh utama bagi sistem pencernaan. Dari mulai reaksi organ2 vitalnya hingga gangguan penyerapan nutrisi

Jgn anggap kopi sbg minuman fungsional! Wajib diminum, kl gak semaput!!!
Kalaupun mau dimanipulasi layaknya atlet atau buat bikin sixpack hihi



Kopi dan Mitos Efek-nya.

#KibulanSehat by Erikar Lebang

Hari ini saya memulai aktifitas bersepeda dengan meminum beberapa teguk kopi hitam dan sebotol besar air mineral. Eksperimen? #KibulanSehat

Iseng coba konsumsi kopi hitam gelas kecil, lagipula usai ini saya akan teruskan latihan sepeda. Awalnya untuk pacu jantung #KibulanSehat

Pun hanya isi seperempat gelas kecil ini dengan kopi hitam siap saji. Sisanya air mineral. Minimalisir efek buruk #KibulanSehat.

Reaksi tubuh atas tindakan bodoh saya ini memperlihatkan, betapa sejatinya kopi bukanlah substansi yang diterima tubuh sehat #KibulanSehat

Detak jantung yang terakselerasi perlihatkan betapa buruk stimulasi yang diberi unsur kopi terhadap sensitifitas organ vital #KibulanSehat

Rasa mulasnya juga. Hanya dalam hitungan menit dan beberapa teguk, sudah mampu memicu kerja sistem cerna? Itu pertanda buruk! #KibulanSehat

Itu gejala alamiah bahwa tubuh sebenarnya terpengaruh oleh substansi yang masuk ke dalam sistem cerna. Beri signal mulas #KibulanSehat

Sayangnya signal jantung berdetak kencang dan rasa mulas ini, justru sering dianggap positif dan disalahgunakan sembarangan #KibulanSehat

Jantung yang terpacu secara abnormal, dianggap menjadi lebih sehat, membuat tubuh lebih bertenaga dan melangsingkan! Salah!!! #KibulanSehat

Rutinitas demikian bila dilakukan secara akumulatif akan merusak kualitas jantung. Secara fisikal maupun kemampuan kerjanya #KibulanSehat

Mulas pun demikian. Efek buruk ini malah dianggap sebagai tindakan pencahar yang membantu proses ‘pembuangan’ pagi hari #KibulanSehat

Akibatnya semakin banyak kopi diminum sebagai pemancing untuk mengatasi sembelit. Ini kerugian berganda dari banyak sisi!!! #KibulanSehat

Pertama, sembelit menunjukkan kesalah fatal pada pola makan. Kopi untuk mengatasi sembelit seperti minum air laut untuk haus #KibulanSehat

Haus hilang sesaat setelah itu kondisinya kian memburuk. Bukannya perbaiki pola makan, kopi justru tambah beban sistem cerna #KibulanSehat

Yang berujung pada kerusakan organ vital sistem cerna dari ujung ke ujung. Dari lambung menyusur terus hingga ke usus besar #KibulanSehat

Tapi sejatinya secara general Anda sedang memulai pengrusakan tubuh perlahan atau cepat, tergantung berapa level kecanduan? #KibulanSehat

Demikian kibulan ini, suka sukur, gak suka ngapain follow? Eh, ma’ap BBM ngadat, jadi kibulan tersendat *ngeles jadi gak closing*


Hubungan Antara Nyeri Lutut dan Kopi.

#KibulanAir by Erikar Lebang

Kondisi yang membuat lututnya berada dalam posisi over extension, cedera umum. Lalu ia katakan dipakai berjalan, ngilu hilang #KibulanAir

Ia berharap saya memberi tips singkat untuk mengatasi masalah itu. Instead, saya malah bertanya yang jauh dari substansi cerita #KibulanAir

Bude seberapa sering minum kopi setiap hari? Ia membelalakan mata, lalu tersipu. Ia lalu mengaku sebagai penggila kopi #KibulanAir

Jawaban saya selanjutnya adalah “selama bude rutin minum kopi, problem itu tidak akan hilang, malah akan bertambah kemana-mana” #KibulanAir

Saat ditanya lebih lanjut. Dia baru sadar bahwa sebelumnya problem ngilu itu sudah dirasakan. Hanya pasca cedera, memburuk #KibulanAir

Intinya, problem yang dialami oleh beliau sangat spesifik dan umum di areal sendi, nyeri yang hilang saat dipakai bergerak #KibulanAir

Di sendi ada kantung yang memproduksi cairan pelumas, synovial, fungsinya mirip dengan oli pelumas pada engsel pintu #KibulanAir

Bedanya kecanggihan produk Tuhan adalah, pelumas itu diproduksi sendiri oleh si kantung, bila ia mendapatkan stimulasi gerak #KibulanAir

Sejauh ini saya belum menemukan engsel pintu yang bisa melumasi dirinya sendiri. Makanya canggihan punya Tuhan #KibulanAir

Problemnya adalah, dalam keadaan normal. Anda tidak perlu gerakkan sendi berlebih untuk mengeluarkan cairan synovial #KibulanAir

Anda cukup menekuk atau meluruskan sendi, cairan itu akan keluar sendiri dalam jumlah yang cukup untuk melumasi #KibulanAir

Tapi kenapa bude saya perlu gerakan repetitif yang bersifat ekstrim seperti ‘berjalan’ hingga membuat lututnya terlumasi? #KibulanAir

Sederhana! Beliau alami kondisi kekurangan cadangan cairan yang bisa diproduksi sebagai pelumas tersebut. Dehidrasi tanpa sadar #KibulanAir

Salah satu efek buruk kopi adalah sifat diuretiknya, menguras cairan tubuh, hingga tiga kali lipat kuantitas kopi yang masuk #KibulanAir

Minum secangkir kopi membutuhkan tiga cangkir air putih pengganti. Itu baru masuk pada level netral, belum mencukupi kebutuhan #KibulanAir

Katakanlah secangkir kopi ada di kisaran 150 ml. Sedikit? Memang. Tapi ingat kompensasi tubuh adalah kehilangan 450 ml cairan #KibulanAir

Saya asumsikan bude ini minum 3 cangkir sehari, walau saudaranya menertawakan, berarti lebih, kalikan agar dapat jumlah keluar #KibulanAir

Berarti bude saya berpotensi kehilangan 1.2 liter cairan perhari. Lebih buruk lagi, ia sering tidak minum air putih, tapi teh #KibulanAir

Sederhana bukan? Bagaimana cairan synovial sendinya cukup untuk lumasi? Kalau bahan baku pembuatnya saja konstan minus tiap hari #KibulanAir

It’s very simple. Batasi pemicu diuretik negatif bagi tubuh, teh-kopi-alkohol, bila ingin cairan tubuh cukup #KibulanAir

Jangan pernah sepelekan kehilangan cairan tubuh. Kerusakan organ, system tubuh mandek, malfungsi sel, sering identik dehidrasi #KibulanAir

Batasi kopi-teh sehari sekali. Itupun di usia tertentu, sudah sangat buruk. Seminggu 2-3 kali lebih baik. Dicoret habis? Ideal! #KibulanAir

Minum air putih minimal 3 liter perhari. Kualitas air perhatikan! Saya sekarang minum #AirKangen, sebagai opsi semisal #KibulanAir

Demikian kibulan pagi ini. Suka? Sukur! Gak suka, unfollow! Gak follow-berisik? Coba minum kopi setiap hari. Tapi minumnya satu ember!



Minggu, 02 Agustus 2015

Cara Sehat Untuk Berikan Tubuh Kebutuhan Cairan

Cara Sehat Untuk Berikan Tubuh Kebutuhan Cairan #KibulanAir


Tubuh hanya perlu air putih berkualitas, karena tubuh kehilangan cairan saat konsumsi teh, kopi, alcohol, susu dan minuman berwarna lainnya.

Minumlah air putih minimal 2.5 - 3 liter per hari, jangan menunggu haus karena kekurangan air bencana bagi tubuh. Beri jeda antara waktu sebelum dan sesudah makan untuk minum, memasukkan banyak air saat makan akan mengganggu kerja system cerna.

Menurut Dr. Hiromi Shinya, air yang baik adalah ; air yang jernih, bersih, bersifat basa, banyak mineral dan berkekuatan reduksi besar yang tidak terpolusi oleh zat-zat kimia. Beliau juga mempunyai kebiasaan konsumsi air putih di pagi hari dan 1 jam sebelum maksi & makmal. Karena ada waktu yang baik untuk makan, ada juga waktu yang baik untuk minum

Berikut saya lampirkan kulwit pakar Food Combining Erikar Lebang tentang Air ;

Bicara tentang menghidrasi tubuh yuk. Kebanyakan orang yang memfollow saya baru sadar kalau pola hidup mereka terkait makan itu buruk

Disamping makan buruk, kita juga sering tidak minum benar. Banyak yang tahu 70% tubuh kita terdiri dari air. Tapi apa peduli? #KibulanAir

Bahkan banyak yang berpendapat minum memenuhi kebutuhan 70% itu sebagai tindakan bodoh. Meracuni tubuh. Tindakan berlebihan #KibulanAir

Bahkan jargon 2.5 liter sehari, juga dianggap berlebihan. Padahal, itu cuma penuhi kebutuhan standar. Momen khusus, butuh lebih! #KibulanAir

Hal itu sudah sering saya bahas. Kini giliran cara memberi tubuh kebutuhan akan cairan, bahasa kerennya, menghidrasi tubuh #KibulanAir

Ada 3 cara yang sehat untuk berikan tubuh kebutuhan cairan. 1. Air putih berkualitas 2. Jus buah buatan sendiri 3. Jus sayuran #KibulanAir

Air putih berkualitas, memberi Anda kebutuhan akan cairan yang bisa menghidrasi tubuh secara maksimal. Sel tubuh menjadi sehat #KibulanAir

Daya tahan tubuh kuat, proses metabolisme lancar, sistem syaraf sempurna. Air berkualitas beri tubuh PH netral cenderung basa #KibulanAir

Kualitas hidup Anda meningkat secara anatomis-fisiologis-psikologis! Untuk itu bagaimanakah kriteria untuk air berkualitas? #KibulanAir

Tentu saja, air itu harus bebas bakteri. Setelah itu baru masuk wilayah agak sedikit teknis. Air harus bersifat cenderung basa #KibulanAir

Sifat basa memungkinkan air melenyapkan PH asam yang ada dalam tubuh terkait pola hidup buruk dan lingkungan tidak ideal #KibulanAir

PH ideal air berkualitas berkisar antara 8.5 - 9.5 sifat cenderung basa (perbandingan air mineral kemasan rata-rata ber PH 7.0) #KibulanAir

Menggabungkannya dengan pola makan sehat, air berkualitas akan membuat tubuh kuat, sehat, bahkan mampu menyembuhkan diri sendiri #KibulanAir

Anda bisa membasakan air sehari-hari dengan mempergunakan air mineral kemasan berPH 7.0 lalu diberi perasan atau irisan lemon #KibulanAir

Namun jaga agar irisan lemon tersebut selalu segar, tidak membusuk. Tindakan ini bisa naikkan PH air jadi sedikit bersifat basa #KibulanAir

Saya pribadi mempergunakan air basa ber PH 9.5 yang dikeluarkan oleh mesin #AirKangen. Yang sifatnya identik mata air alami #KibulanAir

Ada beberapa teknik lain seperti mempergunakan air suling yang ditetesi H2O2 atau ClO2, bubuk sayuran hijau tapi tergolong rumit #KibulanAir

Kedua mempergunakan jus buah, seperti kita tahu buah memberikan pasokan enzym, mineral, vitamin, air dan serat yang mudah cerna #KibulanAir

Buah juga beri kalori yang lumayan baik, karena kandungan fruktosanya. Mudah serap dan cenderung tidak memberatkan tubuh #KibulanAir

Namun jus buah harus diperhatikan kondisinya. Segar, kandungan gula berdasarkan tingkat kematangan dan tata tertib konsumsinya #KibulanAir

Selanjutnya jus sayuran. Ini lebih rumit sedikit dari jus buah. Karena rasa dan teksturnya cenderung agak berbeda #KibulanAir

Karena rasanya tidak semanis buah, biasanya jus sayur membutuhkan sedikit substansi tambahan (tetap natural) untuk memberi rasa #KibulanAir

Seperti sesendok teh madu murni, untuk memaniskan. Perasan lemon untuk hilangkan bau khas sayuran. Beberapa gunakan jahe #KibulanAir

Yang pasti hindari substansi buatan pemberi rasa pada jus sayur juga buah. Gula dalam bentuk apapun, turunan susu dan lainnya #KibulanAir

Since it’s less watery, pastikan jus sayur terbantu terhidrasi dengan menambah sedikit air berkualitas, tapi jangan kebanyakan #KibulanAir

Pastikan pembuat jus buah dan sayur Anda adalah alat berkualitas. Bisa blender, bisa juicer. Hindari putaran tinggi beri panas #KibulanAir

Komposisi penghidrasi tubuh harus tepat. 70% air putih berkualitas, sisanya bisa jus buah atau sayur. Jus buah baiknya pagi hari #KibulanAir

Demikian kibulan ini. Suka bagus! Gak suka unfollow! Gak follow bawel? Hidrasi tubuh Anda dengan air aki!

Sorry ada yang ketinggalan

Jangan menempatkan teh, kopi, alkohol, susu, sirup, soda atau cairan rekreasional lain sebagai alat penghidrasi tubuh #KibulanAir

#KibulanSehat #KibulanAir

Jumat, 31 Juli 2015

Ada Apa Dengan Enzym dan Kualitas Hidup

Ada Apa Dengan Enzym dan Kualitas Hidup??

Mari kita bicara tentang Enzym, ini penting karna ada orang yang terlihat kuat & sehat padahal pola makannya ngaco, ini bisa jadi cadangan enzymnya banyak tapi sangat terkuras yg efeknya pas tua akan sangat menderita...
Cara hidup yang tidak menguras enzim ajaib merupakan cara hidup sehat dan berumur panjang.

Suka dg kalimat ini... mari kita ulas beberapa kalimat dari Dr. Hiromi Shinya. Bukan menafikan bahwa mati itu pasti, tetapi memandang dari sudut kesehatan berbasis wawasan.

Kebiasaan hidup yang tepat, kita manusia dapat menggunakan jatah umur dari Tuhan semaksimal mungkin, tanpa jatuh sakit. Hidup Sehat Berkualitas.

Enzim adalah nama umum untuk katalis protein yang dibentuk didalam sel makhluk hidup, yang vital untuk seluruh aktivitas kehidupan dan untuk mempertahankan kehidupan.

Enzim bekerja saat benih tumbuhan bertunas dan tumbuh tinggi, juga tubuh mencerna dan menyerap makanan yang kita makan. Bahkan kita bisa menggerakkan tangan dan berpikir macam-macam, semuanya berkat kinerja enzim.

Dr. Shinya berasumsi bahwa ribuan jenis enzim bukan dibuat sendiri-sendiri, melainkan enzim prototipe dibuat lebih duluan, lalu diubah menjadi enzim spesifik dan difungsikan sesuai kebutuhan.
Beliaupun menamai enzim prototipe yang menjadi bermacam-macam enzim tubuh tersebut "enzim ajaib".

Kekurangan enzim yang dibutuhkan akan membuat orang mudah jatuh sakit. Pola makan dan kebiasaan hidup yang tidak sehatlah penyebabnya.

Banyak orang yang mengkonsumsi jenis-jenis makanan yang menguras enzim ajaib dg mempercayai khasiatnya bagi tubuh. Padahal kenyataannya makanan-makanan tersebut malah membuat tubuh menjadi mudah sakit.
Contoh : susu dan produk olahannya, protein hewani, margarin, beras putih, dll... ini sebagian contoh kekeliruan orang-orang pada pengetahuan yang lazim saat ini.

Mencegah terkurasnya enzim saja belum cukup. Kita juga perlu memperbanyak dan mengaktifkan "enzim ajaib.

Kita perlu mengkonsumsi bahan pembuat enzim yaitu "makanan hidup yang banyak mengandung enzim.
Dan, untuk memperbanyak pembentukan enzim oleh bakteri asli dalam tubuh, kita perlu memperbaiki lingkungan usus. Misalnya dengan memperbaiki kebiasaan hidup, kita bisa menaikkan tingkat keaktifan enzim.

Kita hidup sebagai kumpulan bentuk kehidupan yang tak berhingga banyaknya.
Enzim, mikroorganisme (termasuk bakteri dalam usus), dan gen, apabila berkomunikasi dengan lancar, maka sistem kekebalan berfungsi secara sempurna sehingga kesehatan tubuh akan terpelihara. Dan "air" lah yang memegang peranan besar untuk memungkinkan komunikasi segitiga tersebut.
Air menempati 60 - 70 % tubuh manusia.

5 aliran yang menjalankan peran besar dalam komunikasi tubuh; aliran darah & getah bening, aliran pencernaan, aliran urine, aliran udara, dan aliran ki (chi atau tenaga dalam).

Tubuh anda merupakan milik anda, dan sekaligus bukan hanya kepunyaan anda sendiri.
Sadarilah, ada kehidupan tak terhingga jumlahnya yang bekerja sama untuk melindungi kehidupan anda.

Kemudian, bersyukurlah dan berbaikhatilah atas tubuh anda, organ dalam, tiap-tiap sel, dan pada bakteri yang bekerja dalam usus. Maka mudah-mudahan dengan sendirinya anda menahan diri dari Perbuatan Buruk bagi Tubuh Anda.

7 kunci hidup sehat ala Dr. Shinya, mencegah terkurasnya enzim, meningkatkan dan mengaktifkan enzim, serta sekaligus memperbaiki "lima aliran" yang bertalian erat dg sistem kekebalan tubuh.

1. Pola makan yang benar
2. Air yang baik
3. Pembuangan yang benar
4. Pernapasan yang benar
5. Olahraga secukupnya
6. Istirahat dan tidur yang baik
7. Tertawa dan perasaan bahagia

Mengasup makanan yang terlahir dari alam dalam bentuk yang cocok dengan tubuh kita (bukan produk prosesan berlebihan & berbagai produk pabrikan serta produk rekayasa disehat-sehatkan padahal kamuplase), dan menjalani sembari menikmati hidup yang sesuai dengan irama alam.

Jika anda mengetahui sedikit saja tentang mekanisme di dalam tubuh anda, pasti anda mencintai kehidupan tak terhitung jumlahnya yang membentuk tubuh anda.

Apabila anda memperlakukan mereka dengan penuh cinta, berkat sistem kekebalan yang mereka emban, anda bisa menjalani hidup bebas penyakit. Anda tidak perlu berpantang berlebihan atau pun terlalu ketakutan akan jatuh sakit.

Dikutip dari buku Terapi Enzim, karangan Dr. Hiromi Shinya, MD
Dan kembali saya lampirkan tulisan dari pakar Food Combining Erikar Lebang tentang hal ini, yuk baca pelan-pelan dan pahami...
Kenapa sebaiknya kita tidak makan sembarangan itu sering-sering? Karena identik dengan sakit? Kita bahas dari sisi lebih jauh ‪#‎KibulanSehat‬
Umumnya sudah banyak yang tahu, beberapa makanan picu masalah spesifik bagi tubuh. Gula ganggu pankreas, susu rusak pencernaan #KibulanSehat
Tapi mengapa makanan buruk terus menerus dimakan begitu saja? Umumnya karena melihat masalah baru muncul saat sakit menyerang #KibulanSehat
Sehingga makan manis masih saja dikerjakan, selama pankreasnya belum rusak karena kelelahan memproduksi insulin, semisal #KibulanSehat
Padahal saat pankreas sudah rusak, tidak saja gula harus dijauhi, tapi juga organ tubuh lain secara sistematis akan berantakan #KibulanSehat
Sulit membangun kesadaran, bahwa makan buruk itu merusak organ tubuh secara akumulatif. Karena pola pikir yang tidak visioner #KibulanSehat
Pemahaman tentang enzym, bisa menjadi rujukan menarik yang membuat kita lebih sadar untuk menjaga kesehatan via makanan baik #KibulanSehat
Seperti kita tahu, enzim adalah katalisator semua metabolisme terkait aktivitas tubuh. Mencerna, bernafas, melihat, semua! #KibulanSehat
Ada ribuan enzim dibutuhkan tubuh. Teori menarik adalah tubuh memiliki cadangan enzym dari lahir untuk dipakai seumur hidup #KibulanSehat
Manusia akan mati secara natural saat cadangan enzimnya habis. Dengan kata lain efisiensi enzim adalah keharusan untuk hidup #KibulanSehat
Teori menarik lain adalah enzim tersebut hadir berbentuk materi dasar, diproses spesifik berdasar pada kebutuhan yang muncul #KibulanSehat
Saat Anda hidup secara teratur dan sehat, enzim yang diproduksi tubuh juga teratur pun terjaga, kesehatan berlangsung langgeng #KibulanSehat
Namun saat Anda hidup sembarangan, tubuh terpaksa banyak melakukan tindakan ‘perbaikan’, tindakan itu menguras cadangan enzym #KibulanSehat
Makan sembarangan yang buat bakteri masuk, membuat tubuh menguras cadangan enzim untuk mengaktifkan pasukan 'anti invasi'nya #KibulanSehat
Makan tanpa peduli padu padan atau unsur yang tidak ideal untuk tubuh membuat cadangan enzim dikuras untuk memperbaikinya #KibulanSehat
Bila tindakan ini berlarut, biasanya akan muncul dua versi kondisi. Versi pertama Anda akan menjadi sangat mudah jatuh sakit #KibulanSehat
Kedua, Anda tetap tidak mudah sakit, tapi tubuh banyak 'mengeluarkan alarm’ yang tidak disadari sebagai kondisi (jelang) sakit #KibulanSehat
Keduanya memiliki sisi buruk yang sama. Menguras cadangan enzim tubuh! Yang merusak kualitas hidup dan masa pakai tubuh Anda #KibulanSehat
Versi pertama, bila mendadak sakit berat, kita tidak akan heran. Versi kedua itu yang sering membuat banyak orang terhenyak #KibulanSehat
Sepintas tampak sehat, rutin berolahraga (umumnya ekstrim), kuat karena hidup asal tapi jarang sakit, tau-tau bisa sakit parah #KibulanSehat
Hal seperti ini tidak akan mengherankan bila Anda belajar paham konsep kerja pemakaian dan ketersediaan enzim dalam tubuh #KibulanSehat
Bagaimana cara menghemat enzim agar hidup kita bisa berkualitas sesuai panjang masa pakai tubuh maksimal? Ini seni tersendiri #KibulanSehat
Hiduplah dengan sehat! Pastikan semua sesuai pola alami, masa istirahat, berolah fisik, bekerja, sesuaikan dengan harmoni #KibulanSehat
Makanan yang Anda makan harus sesuai kodrat sebagai manusia. Sebagian besar harus makanan segar dan berguna bagi tubuh #KibulanSehat
Minimkan olahan pabrikan, berembel sehat sekalipun! Konsentrasi pada buah dan sayur segar, curi enzim yang ada di sana #KibulanSehat
Saat makanan yang masuk kaya enzim, tubuh tidak akan mengaktifkan cadangan enzim untuk mencernanya. Berlaku sebaliknya! #KibulanSehat
Saat makanan masuk minus enzim. Tubuh tidak saja kuras cadangan enzim, tapi juga acap dianggap musuh, yang bereaksi penolakan #KibulanSehat
Reaksi penolakan itu juga menguras cadangan enzim. Semua akhirnya hasilkan masalah karena cadangan terkuras rugikan kesehatan #KibulanSehat
Demikian sekilas cara pemeliharaan kualitas kesehatan ditinjau dari sisi kemampuan kelola cadangan enzim tubuh #KibulanSehat
Itu kibulan siang ini. Suka sukur gak suka unfollow! Gak follow brisik? Coba main flying fox dari atas Monas tapi pake tali rafia. Salam!
Saya lampirkan juga kutipan dari FAQ FCI tentang Cadangan Enzym :
Salah satu teori terkenal terkait persediaan cadangan enzym dalam tubuh kita. Itu menjadi penjelas kenapa ada orang yang bisa seenaknya hidup, tapi gak pernah sakit-sakit. Karena tubuhnya punya cadangan enzym yang banyak, sehingga bisa diboroskan untuk menetralisir kebiasaan buruknya. Tapi apa yang terjadi saat cadangan enzymnya habis? Ia sontak jatuh sakit dan sangat parah.
Itu sebabnya mereka yang punya kebiasaan buruk, bisa dilihat, umumnya saat tua kondisinya ringkih dan saat meninggal pun umumnya dalam keadaan menderita. Contohnya Winston Churcill, yang meninggal di usia tua walau beliau perokok berat. Kasus ini sering dijadikan contoh, orang berbeda-beda, masalah nasib aja, bisa hidup ngaco atau nggak?

Ada yang tahu? Winston Churcill meninggal dalam keadaan yang sangat menderita. Berulang kali diserang stroke, sehingga kehilangan kemampuan kerja otak dan daya ingatnya akibat alzheimer dan parkinson
Itu contoh menggambarkan, semua manusia sama. Mereka yang menjaga kesehatannya akan menuai kehidupan yang berkualitas dibanding mereka yang menyia-nyiakan kesehatannya
Smoga setelah baca thread ini kita semakin paham dan mulai mengelola enzym sebaik mungkin 
‪#‎Enzym‬ #KibulanSehat

Selasa, 21 Juli 2015

Rokok = Bunuh Diri Pelan-Pelan

Tulisan ini saya buat sehari setelah peringatan HANI 2015, dan sudah saya posting di grup Food Combining Indonesia. 
Karna kemaren ada bilang rokok tidak "berbahaya", saya jadi ingin memuat tulisan ini di blog juga.
Rokok = Bunuh Diri Pelan-Pelan
Baru ingat kemaren adalah Hari Anti NAPZA Internasional (HANI), jadi kepengen posting thread terkait tapi lebih spesifik bicara tentang "Rokok"
NAPZA = Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya. Zat kimiawi yang dimasukkan ke tubuh manusia. Kata lain yang sering dipakai adalah Narkoba (Narkotika, Psikotropika dan Bahan-bahan berbahaya lainnya).
"Merokok adalah menghisap narkoba," jelas dr Hakim Sorimuda Pohan, SpOG dari Komisi Nasional Pengendalian Tembakau saat ditemui dalam acara Seminar IDI dengan tema 'Gangguan Kesehatan dan Pembiayaan Penyakit Terkait Rokok, Tanggung Jawab Siapa?' di Hotel Manhattan Jl Prof. Dr. Satrio Casablanca, Kuningan, Jakarta, Kamis (31/10/2013).
Menurut dr Hakim, narkoba merupakan nama kelompok besar atau familia, yang genusnya adalah narkotika, psikotropika dan bahan adiktif. Rokok adalah zat yang sangat adiktif, bahkan tingkat kecanduannya mengalahkan morfin, heroin dan marijuana alias ganja.
Dalam kesempatan berbeda, dr Hakim menjelaskan bahwa ada 6 tingkatan zat adiksi (kecanduan) berdasarkan ilmu kedokteran, yaitu adiksi kopi yang merupakan adiksi paling ringan, adiksi marijuana atau ganja, adiksi alkohol, adiksi heroin, adiksi morfin dan adiksi nikotin.
Hal ini sering tidak disadari masyarakat karena banyak yang menyangka adiksi rokok adalah adiksi yang paling ringan, padahal justru nikotin adalah raja dari raja zat yang bikin candu. Maka tak heran bila banyak perokok yang sangat berat untuk dapat berhenti merokok.
Bila dibandingkan dengan narkotika dan psikotropika yang juga membuat candu, nikotin adalah satu-satunya zat adiktif yang tetap berbahaya walaupun digunakan dengan cara pemakaian yang benar.
"Kalau narkotik digunakan dengan cara yang benar, maka bisa dipakai untuk menghilangkan rasa sakit misal saat orang akan operasi. Psikotropik juga demikian, bisa meredakan orang gangguang jiwa yang ngamuk-ngamuk. Tapi kalau nikotin, walaupun digunakan dengan cara yang benar, dibakar ujungnya yang diluar mulut bukan di dalam, lalu dihisap, itu kan sudah cara pemakaian yang benar, tapi tetap berbahaya," jelas dr Hakim.
Dikutip dari : 
Dr Hakim menjelaskan di Indonesia kematian akibat rokok angkanya mencapai 239 ribu per tahun. Ini lebih besar dibandingkan kematian ibu akibat kehamilan, persalinan dan nifas, yang sekarang menjadi perhatian pemerintah dan dunia.

Beberapa hari yang lalu juga pakar Food Combining Erikar Lebang ada mengulas tentang Rokok dan Hidup Sehat di twitter, berikut saya lampirkan :
Sedih mendengar cerita salah satu aktivis kampanye anti rokok yang meninggal. Di bagian cerita terselip kalimat yang sangat tidak cerdas
"Merokok mati, tidak merokok mati, ya lebih baik merokok sampai mati" Menghela nafas sambil merasa kesal mendengar kalimat satu ini
Gak ada yang baru dengan kalimat tadi dengan apa yang sudah berulang kali saya sampaikan, semua sama secara garis besar
Jarang sekali, garis bawahi ini, orang meninggal mendadak karena sakit! Mayoritas sakit mampus perlahan, menderita, menyusahkan sekitar
Penyakit karena gaya hidup, mau penyakit degeneratif, penurunan fungsi, atau kerusakan yang struktural seperti kanker, deritanya panjang
Kalau biasanya saya bicara dari sisi pola makan-minum, sekarang saya bicara dari hal yang paling malas dibicarakan sebenarnya, rokok
Ngerokok rutin, sih sama saja seperti bunuh diri pelan-pelan. Gak usah dibahas dan gak usah dicari kompensasinya. Sama aja menggarami lautan
Hampir semua orang tahu, rokok mengandung: Nikotin, Tar, Karbon Monoksida, 3 unsur yang sangat berbahaya bagi tubuh. Itu saja? Tentu tidak
Di US pernah dikeluarkan izin unsur pembentuk rokok yang berisi 500-an nama. Dianggap aman? Gak juga. Unsur itu tidak dalam keadaan dibakar
Yang diketahui mayoritas unsur tadi dalam keadaan dipanaskan miliki efek buruk bagi kesehatan. Bahkan ada yang jadi unsur pembentuk senjata
Kerusakan akumulatif ditimbulkan rokok bisa dibilang ada dari ujung kepala hingga ujung kaki. Dari mulai rambut rontok hingga kanker kulit
Dari sekedar batuk-batuk sampai hak bersuara dicabut. Arti harfiah! Karena pita suaranya diambil. Dari mata kabur akibat asap, hingga buta
Dari kulit gatal-gatal sampai jadi kanker kulit. Lengkaplah pokoknya. Dan biasanya, mayoritas perokok tidak peduli makan sehat
Ya gak aneh
Ngerokok yang bahaya itu aja dikerjain, apalagi cuma sekedar menghindari makanan yang buruk bagi kesehatan?
Ya lebih gak mau lagi!
Memang ada sih segelintir perokok yang bisa hidup panjang dan meninggal di usia lanjut walau tergolong perokok berat. Tapi berapa persen?
Saya pernah kultwit tentang Winston Churcill, perokok berat yang meninggal di usia 90 tahun. Banyak perokok menjadikan beliau acuan
Tapi mereka gak tahu dan pasti ogah tahu bagaimana kondisi Churchill saat meninggal. Dia mengalami kemunduran mental parah juga alzheimer
Dia pun berulang kali diserang stroke. Praktis beberapa tahun terakhir hidupnya Churchill hidup dengan sangat menderita. Tua tapi sengsara
Umur di tangan Tuhan, tapi kualitas hidup ada di tangan kita. Sehat adalah elemen utama kualitas hidup. Merokok jelas merampas elemen itu
Demikian kibulan ini suka sukur gak suka unfollow. Gak follow bawel? Suka ngerokok? Coba nyalain rokok di buntutnya pesawat jet mau terbang
Mari hidup sehat dan ini sejalan dengan tema peringatan HANI 2015 : Let's Develop Our Lives, Our Communities, Our Identities, Without Drug.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar